Bayangkan sebuah peternakan sapi perah modern: mesin pemerahan otomatis bekerja tanpa perlu tenaga manusia, pakan diberikan sesuai kebutuhan setiap sapi, berat badan hewan terpantau akurat, dan kesehatan mereka diawasi 24 jam oleh sensor digital. Semua ini terdengar seperti film fiksi ilmiah, tetapi kenyataannya sudah hadir melalui Digital Agricultural Technological Solutions (DATSs) atau solusi teknologi digital pertanian.
Sebuah tinjauan ilmiah terbaru yang dimuat di Smart Agricultural Technology (2025) menyoroti manfaat besar dari teknologi digital ini, terutama dari sisi ekonomi dan lingkungan. Artikel ini akan mengupas temuan tersebut dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami masyarakat awam.
Baca juga artikel tentang: Peternakan Kelinci Berkelanjutan: Manfaat Allicin, Likopen, Vitamin E & C
Apa Itu Digital Agricultural Technological Solutions (DATSs)?
DATSs adalah kumpulan teknologi digital yang dirancang untuk membantu peternak dalam mengelola ternak lebih efisien, sehat, dan ramah lingkungan. Beberapa contoh utama DATSs yang paling banyak digunakan di peternakan adalah:
- Automated Milking Systems (AMS) – Mesin pemerahan otomatis yang memungkinkan sapi diperah tanpa bantuan manusia. Sapi bisa masuk sendiri ke mesin kapan pun mereka siap diperah, sementara sensor memastikan proses higienis dan efisien.
- Feed and Live Weight Measurement Technologies – Teknologi yang bisa menakar pakan secara tepat sesuai kebutuhan setiap sapi, sekaligus memantau pertambahan berat badan hewan.
- Health Monitoring Technologies – Sensor digital yang menempel pada tubuh hewan (misalnya kalung pintar) untuk memantau kesehatan, mendeteksi penyakit sejak dini, dan mengukur aktivitas sehari-hari.
Manfaat Ekonomi bagi Peternak
Salah satu alasan utama peternak mulai beralih ke DATSs adalah efisiensi biaya dan peningkatan keuntungan.
1. Produktivitas Lebih Tinggi
Mesin pemerahan otomatis (AMS) mampu memerah sapi lebih sering dan konsisten dibanding tenaga manusia. Akibatnya, produksi susu meningkat karena sapi merasa lebih nyaman, tidak stres, dan bisa diperah sesuai ritme alami mereka.
2. Penghematan Biaya Tenaga Kerja
Dengan AMS, peternak tidak lagi membutuhkan banyak pekerja untuk memerah sapi secara manual. Waktu yang biasanya habis untuk pekerjaan rutin bisa dialihkan ke tugas manajerial atau perawatan ternak yang lebih spesifik.
3. Pakan Lebih Efisien
Teknologi pengukur pakan memastikan sapi hanya mendapat jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuhnya. Ini mengurangi pemborosan sekaligus menekan biaya produksi.
4. Pencegahan Penyakit Lebih Murah daripada Pengobatan
Sensor kesehatan mampu mendeteksi tanda-tanda awal penyakit, misalnya demam, penurunan nafsu makan, atau perubahan perilaku. Dengan deteksi dini, biaya perawatan bisa ditekan karena penyakit tertangani sebelum menjadi parah.

Selain keuntungan ekonomi, DATSs juga membawa dampak positif pada lingkungan.
1. Mengurangi Limbah Pakan
Karena pakan diberikan sesuai kebutuhan hewan, limbah yang biasanya mencemari lingkungan bisa ditekan. Pakan yang berlebihan seringkali berakhir sebagai limbah nitrogen atau fosfor, yang bisa mencemari air tanah.
2. Efisiensi Energi dan Air
Teknologi digital membantu peternak menggunakan sumber daya secara lebih bijak, misalnya air untuk kebersihan kandang atau energi listrik untuk pemerahan.
3. Jejak Karbon Lebih Rendah
Peternakan tradisional sering dikritik sebagai penyumbang emisi gas rumah kaca, terutama metana dari sapi. Dengan pemantauan digital, konsumsi pakan bisa dioptimalkan untuk mengurangi emisi berlebih, sehingga peternakan lebih ramah iklim.
Tantangan yang Masih Ada
Meskipun menjanjikan, penerapan DATSs tidak lepas dari kendala:
- Biaya awal yang tinggi: Mesin pemerahan otomatis atau sensor kesehatan ternak membutuhkan investasi besar di awal. Peternak kecil sering kesulitan menjangkaunya.
- Kebutuhan pelatihan: Teknologi canggih memerlukan keterampilan baru. Peternak perlu belajar mengoperasikan mesin, membaca data, dan mengambil keputusan berbasis teknologi.
- Ketergantungan pada listrik dan internet: Sistem digital membutuhkan infrastruktur yang stabil. Di daerah terpencil, hal ini bisa menjadi hambatan.
Potensi Masa Depan
Meski ada tantangan, tren global jelas menunjukkan bahwa peternakan digital adalah masa depan. Para peneliti dalam tinjauan ini menekankan beberapa arah inovasi ke depan:
- Integrasi dengan Kecerdasan Buatan (AI) – Data dari sensor akan dianalisis otomatis, sehingga peternak bisa langsung mendapat rekomendasi tanpa harus menafsirkan data mentah.
- Desain Lebih Terjangkau – Dengan produksi massal dan inovasi baru, harga teknologi bisa lebih murah sehingga peternak kecil ikut menikmati manfaatnya.
- Sistem Energi Terbarukan – Mesin pemerahan atau sensor bisa digerakkan dengan panel surya mini untuk mengurangi ketergantungan pada listrik.
- Fokus pada Kesejahteraan Hewan – Teknologi akan semakin diarahkan untuk memastikan sapi tidak hanya produktif, tetapi juga sehat dan nyaman.
Dampak Global
Penerapan teknologi digital di peternakan tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga global. Beberapa manfaat yang lebih luas antara lain:
- Ketahanan pangan: produksi susu dan daging lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan populasi dunia yang terus bertambah.
- Persaingan global: negara dengan peternakan digital lebih maju bisa menjadi pemain kuat dalam pasar susu internasional.
- Kontribusi pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs): khususnya dalam mengurangi kelaparan, meningkatkan kesehatan, dan melindungi lingkungan.
Digital Agricultural Technological Solutions (DATSs) adalah bukti nyata bahwa teknologi bisa menjadi sahabat peternak. Dari mesin pemerahan otomatis, sistem pemberian pakan cerdas, hingga sensor kesehatan hewan, semua dirancang untuk membuat peternakan lebih efisien, menguntungkan, dan ramah lingkungan.
Meski masih ada tantangan seperti biaya awal dan kebutuhan pelatihan, manfaat jangka panjang dari teknologi ini sangat besar. Tidak hanya bagi peternak, tetapi juga untuk konsumen, hewan ternak, dan planet kita.
Peternakan masa depan bukan lagi sekadar tentang sapi dan susu, tetapi tentang bagaimana data, teknologi, dan keberlanjutan bersatu untuk memberi solusi atas tantangan pangan dan lingkungan dunia.
Baca juga artikel tentang: Daging Kelinci: Potensi Tersembunyi di Dunia Peternakan
REFERENSI:
Papadopoulos, George dkk. 2025. Economic and Environmental Benefits of Digital Agricultural Technological Solutions in Livestock Farming: A Review. Smart Agricultural Technology, 100783.


