Ditulis oleh Citra Puspha*
Pakan adalah makanan yang diberikan kepada hewan ternak yang merupakan sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan kehidupan makhluk hidup. Hewan ternak sulit tumbuh optimal tanpa pakan yang tepat, produktivitas menurun, dan biaya produksi bisa meningkat.
Masih banyak masyarakat yang menganggap pakan hanya sekedar makanan hewan padahal dalam peternakan modern, pakan memiliki peran strategis seperti mempercepat pertumbuhan, meningkatkan kualitas produk ternak, hingga menekan biaya produksi.
Dalam artikel ini akan dibahas mengenai apa itu pakan hewan, jenis-jenis pakan, serta perannya dalam peternakan modern.
Pengertian Pakan Hewan Dalam Peternakan
- Apa yang dimaksud dengan pakan?
Pakan adalah segala jenis bahan makanan yang diberikan kepada hewan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Pakan mengandung zat-zat bergizi yang dibutuhkan agar hewan dapat tumbuh, berkembang, dan menghasilkan produk seperti daging, telur, ataupun susu. Pakan yang berkualitas akan membantu meningkatkan kesehatan hewan sekaligus mendukung produktivitas peternakan.
- Mengapa pakan sangat penting bagi hewan ternak?
Pakan mempunyai peran sangat penting selain sebagai sumber energi untuk tubuh, pertumbuhan, perkembangbiakan, juga dapat digunakan untuk tujuan tertentu contohnya untuk menghasilkan warna dan rasa tertentu. Fungsi lainnya sebagai pengobatan, reproduksi, perbaikan metabolisme, dll. Karena itu peternak perlu memahami komposisi pakan, jumlah pemberian, dan jenis pakan yang cocok dengan jenis ternak.
Jenis-Jenis Pakan Hewan Yang Umum Digunakan

Pakan hewan dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sumber dan fungsinya. Biasanya disesuaikan dengan jenis hewan, tujuan produksi, dan ketersediaan bahan di lingkungan sekitar.
- Pakan Hijauan
Pakan hijauan merupakan pakan yang berasal dari tanaman/tumbuhan yang diberikan pada ternak terutama ternak ruminansia seperti sapi, kambing, domba. Hijauan tersebut umumnya berupa dedaunan yang berasal dari rumput-rumputan, dan tanaman biji-bijian atau kacang-kacangan yang memiliki kandungan serat tinggi untuk membantu proses pencernaan ternak.
- Pakan Konsentrat
Pakan konsentrat adalah pakan yang mempunyai kandungan nutrisi tinggi seperti protein dan energi, kandungan serat kasarnya relatif rendah dan mudah dicerna. Manfaat pakan konsentrat ini diantaranya untuk meningkatkan mutu gizi pangan sehingga mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ternak, dibuat dalam bentuk tepung, pellet, crumble, dan kibble. contohnya jagung, dedak padi, bungkil kedelai, dan tepung ikan.
- Pakan Fermentasi atau Silase
Silase adalah pakan ternak yang dibuat dari bahan baku berupa hijauan pakan ternak atau dari limbah pertanian yang diawetkan melalui proses fermentasi anaerob (tanpa oksigen). Teknik silase digunakan untuk menyimpan pakan dalam waktu yang lebih lama tanpa mengurangi nilai nutrisinya. Pemanfaatan silase merupakan salah satu cara meningkatkan nilai guna limbah pertanian dan banyak digunakan pada peternakan modern karena dapat menghemat biaya dan menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun.
Baca juga: Jenis pakan ternak dan teknologi pengolahannya
Peran Pakan Dalam Sistem Peternakan Modern
Pakan dalam peternakan modern tidak hanya berfungsi sebagai makanan hewan, tapi juga sebagai faktor utama dalam meningkatkan efisiensi produksi. Maka dari itu, strategi pemberian pakan yang tepat dapat membantu menghemat biaya sekaligus meningkatkan hasil ternak. Diantaranya:
- Meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas ternak
Pakan berkualitas tinggi dan mudah dicerna dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas hewan. Misalnya, ayam pedaging yang mendapatkan pakan berkualitas akan mencapai berat panen lebih cepat. Selain itu bisa juga membantu meningkatkan produksi telur, susu, dan daging.
- Menjaga kesehatan hewan
Pakan yang berkualitas dapat membantu menjaga kesehatan hewan dengan meningkatkan pencernaan, mengurangi penyakit, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Nutrisi seperti vitamin dan mineral sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak. Hewan yang sehat cenderung lebih produktif dan memiliki risiko penyakit yang lebih rendah.
- Menekan biaya produksi peternakan
Penggunaan pakan yang baik dan suplemen yang efisien dapat mengurangi biaya pakan secara keseluruhan dan dapat membantu peternak mengurangi pemborosan. Contohnya dengan memanfaatkan limbah pertanian dan membuat pakan fermentasi sendiri. Cara ini sering digunakan untuk menghemat biaya pakan tanpa menurunkan kualitas nutrisinya.
Baca juga: Smart Farming: Menyatukan Padang Rumput, Peternak, dan Teknologi
Tips Memilih Pakan Hewan Yang Tepat
Pemilihan pakan yang tepat akan berdampak langsung pada kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas ternak. Bukan berarti selalu memilih yang termahal, tetapi memastikan bahwa pakan tersebut sesuai dengan kebutuhan ternak.
Peternak perlu memahami cara memilih pakan ternak yang tepat. Mulai dari melihat kualitas bahan, cara penyimpanan, dan jumlah pemberian pakan agar tidak terjadi pemborosan. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memilih pakan yang sesuai:
- Sesuaikan pakan dengan jenis ternak
Setiap hewan ternak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Contohnya, ayam membutuhkan pakan dengan kandungan protein yang tinggi, sedangkan sapi membutuhkan lebih banyak serat hijauan. Pilih pakan yang diformulasikan khusus untuk jenis ternak anda.
- Gunakan bahan pakan lokal
Pemanfaatan bahan pakan lokal menjadi salah satu strategi untuk efisiensi pakan. Umumnya bahan-bahan ini lebih murah, mudah diakses, dan dapat membantu menekan biaya produksi. Tetapi pemilihan bahan lokal harus tetap memperhatikan kandungan nutrisi, kecernaan, dan keamanan pakan. Dengan mengoptimalkan potensi pakan lokal, peternak dapat meningkatkan kemandirian, efisiensi, dan keberlanjutan usahanya tanpa harus bergantung pada pakan buatan pabrik.
- Perhatikan cara penyimpanan pakan
Penyimpanan yang benar akan menjaga kualitas nutrisi, mencegah jamur, dan menghindari serangan hama. Pakan sebaiknya disimpan di tempat yang kering, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebaliknya, penyimpanan yang buruk dapat menyebabkan penurunan kualitas, kerusakan, bahkan risiko penyakit yang disebabkan akibat jamur atau bakteri.
Kesalahan Umum Dalam Pemberian Pakan Ternak
Pemberian pakan bisa berdampak besar pada kesehatan dan produktivitas ternak. Banyak peternak pemula yang melakukan kesalahan karena kurang memahami kebutuhan nutrisi hewan. Contohnya adalah:
- Memberikan pakan tanpa perhitungan
Memberi makan terlalu banyak (overfeeding) dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan, sementara terlalu sedikit (underfeeding) menyebabkan gizi buruk. Kedua hal ini dapat menyebabkan pemborosan atau pertumbuhan ternak yang tidak optimal.
- Menggunakan pakan berkualitas rendah
Menyimpan pakan di tempat lembab akan menyebabkan tumbuhnya jamur dan pakan menjadi rusak. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada hewan, karena itu peternak harus selalu memastikan kualitas pakan yang diberikan.
- Tidak memperhatikan keseimbangan nutrisi
Pakan yang hanya terdiri dari satu jenis bahan biasanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Peternak harus bisa mengkombinasikan beberapa pakan agar nutrisinya bisa seimbang.
Sumber Informasi dan Dukungan Untuk Peternak
Ada berbagai sumber informasi yang tersedia bagi peternak untuk meningkatkan pengetahuannya tentang pakan hewan, mulai dari lembaga pemerintah, komunitas, hingga teknologi digital. Informasi ini dapat membantu peternak untuk meningkatkan produktivitas dan membantu memahami teknik pemberian pakan yang efektif.
- Instansi Pemerintah
Pemerintah berperan sebagai regulator dan penyedia layanan teknis dasar. Contohnya:
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Sumber utama dan resmi dari pemerintah pusat)
- Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan provinsi/Kabupaten/Kota (Lembaga terdekat dan paling sering berinteraksi langsung dengan peternak)
- Balai Besar Pelatihan Peternakan (Menyelenggarakan pelatihan teknis)
- Pusat Kesehatan Hewan (Konsultasi medis dan penanganan wabah di tingkat kecamatan)
- Komunitas Ternak
Bergabung dalam komunitas dapat membantu peternak untuk bertukar pengalaman, mendapatkan informasi dan solusi praktis dari sesama peternak. Contohnya:
- Asosiasi Peternak (Memberikan info regulasi, harga acuan, pelatihan, dan advokasi kebijakan)
- Kelompok ternak lokal (Forum diskusi antar peternak di satu wilayah)
- Sumber Informasi Online
Sudah banyak website pertanian dan peternakan yang menyediakan informasi tentang pakan hewan, inovasi, dan teknik dalam peternakan modern. Contohnya:
- Akun resmi pemerintah di media sosial.
- Website dan portal resmi pemerintah.
- Grup online komunitas peternak.
- Platform digital peternakan swasta.
- Aplikasi dan E-Commerce peternakan.
KESIMPULAN
Dalam peternakan modern, pakan hewan tidak hanya berfungsi sebagai makanan, tetapi juga menjadi kunci efisiensi produksi. Dengan mengkombinasikan jenis pakan seperti hijauan, konsentrat, dan silase secara tepat dapat membantu peternak meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan biaya operasional. Pemahaman yang baik mengenai manajemen penyimpanan dan penggunaan bahan lokal juga menjadi kunci keberlanjutan usaha peternakan di era digital saat ini.
Untuk mendapatkan lebih banyak informasi dan solusi seputar ternak dan peternakan modern, kunjungi website https://solterna.pro/.
Frequent Ask Question
Mengapa pakan penting dalam peternakan?
Pakan berperan dalam pertumbuhan, kesehatan, dan produktivitas hewan ternak seperti produksi telur, susu, dan daging.
Apa contoh pakan hewan?
Contoh pakan hewan diantaranya rumput, jagung, dedak padi, bungkil kedelai, dan silase.
Apa yang dimaksud dengan pakan hewan?
Pakan hewan adalah bahan makanan yang diberikan kepada hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi seperti energi, protein, vitamin, dan mineral.
Apa saja jenis pakan hewan?
Jenis pakan hewan antara lain pakan hijauan, pakan konsentrat, dan pakan fermentasi.
Referensi:
- https://digilib.undip.ac.id/2015/05/19/pakan-ternak diakses pada 19 Maret 2026.
- https://unisnupress.unisnu.ac.id/assets/media/buku-ajar-ilmu-pakan-dan-nutrisi-hewan.pdf diakses pada 19 Maret 2026.
- https://pertanian.probolinggokab.go.id/informasi/jenis-pakan-ternak-dan-teknologi-pengolahannya diakses pada 19 Maret 2026.
- https://bbpkhcinagara.bppsdmp.pertanian.go.id/storage/master/file/6FsOlJQQ_6_Jul1_Silase_Pakan_Lengkap.pdf diakses pada 19 Maret 2026.
- https://www.tayem.desa.id/pakan-ternak-inovatif-kunci-sukses-peternakan-modern/ diakses pada 19 Maret 2026.
- https://pakanternak.id/cara-memilih-pakan-ternak-tepat/ diakses pada 19 Maret 2026.
- https://bbpkhcinagara.bppsdmp.pertanian.go.id/artikel/strategi-efisien-pakan-ternak–untuk-meningkatkan-keuntungan-peternakan-rakyat diakses pada 19 Maret 2026.
- https://www.favevijayaberkah.com/blog/tips-penyimpanan-bahan-pakan-ternak-agar-tetap-segar-dan-bergizi diakses pada 19 Maret 2026.
*Email penulis: citra.puspha@gmail.com


